Unkhair Ternate Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Laut dan Selamatkan Pulau-pulau Kecil
TERNATE (kalesang) – Upaya penanganan sampah untuk menjaga ekosistem laut terus dilakukan oleh sejumlah pihak di Provinsi Maluku Utara (Malut).
Terkait hal itu, Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara menggelar sosialisasi dengan tajuk “Sampah Pemanasan global dan Ancamannya Terhadap Pulau-pulau Kecil”.
Ketua Program Studi Ilmu Kelautan, Halikudin Umasangaji mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya managemen sampah, demi keselamatan ekosistem laut.
Sebab, lanjutnya, hal tersebut berkaitan dengan fenomena global warming yang sedang terjadi. Saat ini menjadi ancaman bagi keselamatan pulau-pulau kecil di Maluku Utara.
Baca Juga: Dosen STKIP Kie Raha Ternate: Pulau-pulau Kecil di Malut Terancam Tenggelam
“Dampak akumulasi sampah laut ini merupakan salah satu pemicu global warming.” Katanya, Selasa (6/12/2022).
Ancaman yang dimaksud ini, Halikudin menambahkan, yakni banjir pantai atau rob. Seperti yang telah terjadi di sejumlah tempat di Kota Ternate pada tahun 2021 lalu.
“Tahun lalu beberapa lokasi pantai ditimpa bencana rob seperti Falajawa, Sangaji, Bastiong, dan Kota Baru.” Ujarnya.
Untuk itu, Halikudin beraharap agar kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih baik, terkait penanganan sampah, pemanasan global dan ancamannya terhadap pulau-pulau kecil.
“Harapnya kegiatan ini bisa berikan pemahaman yang lebih kepada masyarakat, sebab ancaman pulau-pulau kecil itu sudah menjadi isu global.” Harapnya.
sekadar diketahui, sosialisasi yang melibatkan masyarakat Kelurahan Takoma itu merupakan bagian dari kerja sama Program Studi Ilmu Kelautan dengan NGO Amerika Serikat, yaitu Sciencevoice.(m-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Junaidi Drakel
