Membaca Realitas

Ekonomi Maluku Utara Tumbuh 32,09 Persen di Dominasi Industri Tambang

Kalesang – Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Maluku Utara kembali menggelar media briefing rutin “Torang Pe APBN” edisi September 2025 pada Senin (29/9/2025) di Aula Kanwil DJPb Maluku Utara. Kegiatan yang berlangsung hybrid ini dihadiri pimpinan instansi vertikal Kementerian Keuangan dan perwakilan media lokal.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Maluku Utara, Sakop, memaparkan perkembangan ekonomi nasional dan regional.

“Perekonomian Maluku Utara mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 32,09 persen (yoy) pada Triwulan II 2025, didorong ekspansi industri pengolahan dan pertambangan, serta kenaikan ekspor hingga USD 0,99 miliar,” jelasnya.

Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Maluku Utara kembali menggelar media briefing rutin “Torang Pe APBN” edisi September 2025 pada Senin (29/9/2025) di Aula Kanwil DJPb Maluku Utara

Di sisi lain, inflasi tetap terkendali di angka 0,43 persen, mencerminkan stabilitas harga komoditas dan daya beli masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 71,84, sementara angka kemiskinan turun ke 6,32 persen.

BACA JUGA : Pendapatan Negara di Maluku Utara Capai Rp2,84 Triliun, Defisit Rp8,13 Triliun

Meski begitu, Sakop menekankan masih ada tantangan, antara lain kenaikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,26 persen, penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) menjadi 106,55, serta kenaikan rasio gini ke level 0,299.

“Pertumbuhan berbasis sumber daya alam harus diiringi kebijakan pemerataan manfaat, termasuk mitigasi dampak sosial dan ekologis,” ujarnya.