TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota Ternate bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Baznas Kota Ternate Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai I Kantor Wali Kota Ternate, Selasa (20/1/2026).
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Baznas Kota Ternate dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah selama sembilan tahun terakhir.
“Atas nama Pemerintah Kota Ternate, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas Kota Ternate. Usia sembilan tahun bukanlah waktu yang singkat dan menjadi bukti konsistensi, komitmen, serta keikhlasan dalam mengelola zakat secara profesional, transparan, dan amanah,” ujar Tauhid.
Ia menegaskan, Baznas telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi umat, peningkatan kesejahteraan sosial, serta penanganan persoalan kemanusiaan di Kota Ternate.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan Baznas tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kota Ternate juga menyerahkan Baznas Award kepada sejumlah pihak, di antaranya muzaki dengan setoran zakat terbanyak, muzaki yang konsisten menunaikan zakat, instansi mitra, serta sekolah yang aktif mendukung pengelolaan zakat.
Ketua Baznas Kota Ternate, Adam Ma’rus, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan kepedulian para muzaki serta mitra terhadap pengelolaan zakat di Kota Ternate.
“Penghargaan ini diberikan kepada muzaki dengan setoran zakat terbesar, muzaki yang konsisten tanpa putus, serta instansi dan sekolah yang aktif mendukung Baznas,” jelas Adam.
Ia menyebutkan, Milad Baznas tahun ini merupakan Milad ke-9. Meski diperingati secara sederhana, Baznas tetap menjalankan berbagai program rutin, termasuk bantuan kemanusiaan dan bantuan sosial.
Selain itu, Baznas juga mengembangkan program ekonomi umat melalui bantuan microfinance bagi pelaku usaha kecil. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 250 pelaku UMKM di Kota Ternate.
“Kami juga memberikan bantuan modal kepada masjid yang memiliki manajemen siap, agar ke depan masjid dapat mandiri secara ekonomi. Saat ini sudah ada dua masjid yang kami dampingi,” ungkapnya.
Adam berharap sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat, serta didukung dengan sosialisasi berkelanjutan agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya zakat semakin meningkat.
“Baznas adalah lembaga resmi yang tepat untuk pengembangan ekonomi umat dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
