Membaca Realitas

MTQ Jaziratul Mulk Kesultanan Ternate 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 223 Peserta

TERNATE, Kalesang – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jaziratul Mulk Kesultanan Ternate 2026 yang digelar di Kedaton Kesultanan Ternate, Kamis (6/2/2026). Kegiatan ini akan berlangsung hingga 9 Februari 2026.

MTQ Jaziratul Mulk untuk pertama kalinya digelar oleh Kesultanan Ternate dengan melibatkan sebanyak 223 peserta dari berbagai wilayah di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara. Sejumlah cabang musabaqah diperlombakan, di antaranya Tilawah Al-Quran, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Hifzil Quran, serta Kaligrafi Quran.

Ketua Panitia MTQ Jaziratul Mulk, Ismuul Sujud, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari ikhtiar pembinaan sumber daya manusia di bidang keagamaan. Menurutnya, MTQ bertujuan menghidupkan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat agar tidak hanya dibaca, tetapi juga dihafal, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ Kesultanan ini akan menjadi agenda tahunan dengan memperebutkan piala bergilir. Jumlah peserta yang melampaui target menunjukkan semangat mencintai Al-Quran terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda Kota Ternate dan Maluku Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kepentingan besar dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan MTQ di berbagai tingkatan merupakan bagian penting dari pembinaan generasi muda.

Ia berharap lembaga-lembaga formal maupun nonformal terus menghadirkan kegiatan keagamaan yang mampu memotivasi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Quran.

“Penghayatan dan pengamalan Al-Quran menjadi substansi utama bagi umat Islam sesungguhnya,” kata Sarbin.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap MTQ dapat menjadi bingkai utama dalam membentengi masyarakat dari berbagai bentuk penyimpangan, khususnya penyimpangan moral, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.