HALTENG, Kalesang – Jekson Samura (50), nelayan asal Desa Lahu, Kecamatan Geme, Kabupaten Pulau Talaud, Sulawesi Utara, yang terjatuh saat melaut di perairan Desa Jiew, Kabupaten Halmahera Tengah, resmi dinyatakan hilang. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban ditutup pada Selasa (24/2/2026) setelah tujuh hari pencarian tidak membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
“Pencarian sudah dilaksanakan selama tujuh hari sesuai SOP Basarnas, namun hingga hari terakhir korban belum berhasil ditemukan,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, meskipun operasi SAR telah ditutup, pihaknya tetap melakukan pemantauan dengan menyampaikan informasi kepada para nelayan, kapal-kapal yang melintas, serta instansi terkait yang beraktivitas di perairan Halmahera Timur dan Halmahera Tengah. Apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban, diminta segera melaporkannya kepada instansi berwenang.
Pada hari ketujuh operasi, tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran menggunakan longboat hingga ke bagian selatan perairan Pulau Jiew. Namun hingga sore hari, hasil pencarian tetap nihil.
Dengan ditutupnya operasi SAR, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas sinergi dan dukungan selama proses pencarian.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula pada Senin, 9 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIT. Korban bersama rekannya berangkat dari Desa Pitu, Kabupaten Halmahera Utara, menuju Pulau Sail untuk memancing.
Saat perjalanan pulang pada Minggu, 15 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WIT, korban terjatuh ke laut di perairan Pulau Jiew ketika hendak buang air kecil di buritan longboat. Rekan korban yang mengemudikan perahu baru menyadari korban hilang sekitar lima menit kemudian.
Upaya pencarian mandiri selama kurang lebih tiga jam tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate untuk meminta bantuan SAR.
Unsur Terlibat
Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Haltim, Pos Polairud Haltim, Pos TNI AL Haltim, Brimob Kompi 3 Haltim, serta BPBD Kabupaten Halmahera Timur.
