Membaca Realitas

BI Malut Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Salawaku 2026

TERNATE, Kalesang – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku Utara menghadirkan Festival Salawaku 2026 sebagai salah satu upaya memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mengembangkan potensi budaya dan ekonomi kreatif daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, menjadi narasumber utama dalam pengenalan program yang mengusung tema “Lestarikan Budaya, Kembangkan Karya: Ekosistem Kreatif untuk Ekonomi Inklusif” tersebut.

Festival Salawaku 2026 dirancang sebagai ruang promosi bagi produk unggulan daerah, wastra, seni, kuliner, dan potensi pariwisata Maluku Utara.

Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pameran produk, tetapi juga diarahkan untuk memperluas jaringan kemitraan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif.

Dalam strategi pengembangan UMKM, Bank Indonesia mengandalkan tiga pilar utama, yakni korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan akses pembiayaan.

Ketiga pilar tersebut menjadi landasan penyelenggaraan Festival Salawaku untuk mendorong UMKM agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar.

“Rangkaian kegiatan diawali melalui program Road to Salawaku yang mencakup pelatihan wastra bagi penenun pemula, pelatihan hilirisasi pangan berbasis produk olahan perikanan, pelatihan kewirausahaan konveksi dan budidaya maggot, serta business matching pembiayaan UMKM,” ungkap Handi.

Selain itu, terdapat penguatan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se-Maluku Utara, pengembangan ekonomi bisnis dan tata kelola pesantren, serta podcast pariwisata dan kebudayaan.

“Pada puncak festival, masyarakat dan pelaku usaha akan disuguhkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran UMKM, pameran ekonomi kreatif, booth mitra dan layanan, hingga talkshow edukasi ekonomi dan keuangan,”beber Handi.

Festival Salawaku juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas melalui berbagai kompetisi, seperti kreasi tari kontemporer, Salawaku Tourism Innovation Challenge, Kie Raha Got Talent, Salawaku Comicverse, kompetisi fotografi, pembuatan konten kreatif, hingga kompetisi barista.

Tidak hanya itu, kegiatan pesta rakyat turut disiapkan dengan menghadirkan Adrian Khalif dan Alsya MCI 13, serta berbagai aktivitas hiburan seperti zumba, donor darah, permainan, dan area anak-anak.

“Melalui Festival Salawaku 2026, BI Maluku Utara mendorong agar kekayaan budaya dan kreativitas lokal tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tandasnya.