Cerita Mantan Honorer Bangun Kedai Kopi Garasi Morasa di Kota Ternate
Jual Aalat Diving dan Motor
TERNATE (kalesang) – Selain Chullen yang berani jual Vespa kesayangan untuk bangun kedai kopi Om Pepa di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, ada juga Iki.
Iki sendiri merupakan anak muda yang suka menyelam, namun karena keinginan bangun kedai kopi, dia rela jual seluruh alat diving-nya.
Saat ini, lelaki kelahiran 25 Juli 1991 itu telah bangun usaha kedai kopi Garasi Morasa yang berada di Kelurahan Toboleo, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.
Sebelum terjun ke usaha kopi, di tahun 2014 Iki terjun ke dunia bisnis yang sama halnya dengan owner kedai kopi Kanan.space dan owner kedai 66%, yaitu bisnis pakaian.
Baca Juga: Pasutri Ini Sukses Bangun Kedai Kopi 66% di Kota Ternate
“Saya jual pakaian sekitar 1 tahun. Setelah itu berhenti.” Kata Iki kepda kalesang.id, Minggu (15/1/2023).
Tentu, lanjutnya, tidak lagi jual pakaian bukan tanpa alasan. Tetapi alasannya karena memang peminatnya sangat kurang.
Setelah berhenti jual pakaian, Iki menambahkan, dia sempat kerja sebagai tenaga honor di salah satu instansi pemerintah.
“Waktu saya honor itu, ketika terima gaji, memang tak seberapa. Jadi selama honor, saya ada pekerjaan sampingan, yaitu diving.” Ujarnya.
Jadi, kata Iki, di tahun 2019 dia bersama teman-temannya bangun kedai kopi Benteng Oranje. Tetapi karena bertepatan dengan Covid-19, mau tidak mau harus bubar.
Baca Juga: 4 Sarjana Muda di Kota Ternate Patungan Bangun Kedai Kopi Titik Nol
“Saya sadar kalau saya tidak ada kemampuan membuat kopi. Tapi karena keinginan, maka saya terus bertekad. Saya juga ikut kelas virtual kopi.” Ucapnya.
Iki mengaku bahwa dirinya sudah benar-benar tertarik menjalankan usaha kopi. Makanya seluruh alat diving ia jual.
“Bukan saja alat diving, tetapi saya juga jual motor.” Ungkap anak pertama dari tiga bersaudara itu.
Di tahun 2020 Indonesia masih dilanda Covid-19, jadi, kata alumni S1 Makasar itu, ia memilih bangun usaha kopi di teras rumahnya.
“Sebelum teras rumah dijadikan tempat usaha kopi, saya sempat bantu adik perempuan jualan kue secara online, yang dikenal dengan nama Morasa Cake.
Di saat Covid-19 masih melanda Indonesia, hampir segala aktivitas di luar tertunda. Sehingga, alat kopi yang sudah dibeli itu, Iki menaruhnya di garasi mobil.
Baca Juga: Bisnis Pakaian di Ternate Tutup, Abdullah Sandi Terjun ke Kedai Kanan.space
“Ada beberapa teman yang sering datang di rumah sambil ngopi. Dari situ saya terpikir untuk memanfaatkan garasi dan teras rumah sebagai tempat usaha.” Bebernya.
“Dari situ, tepatnya di bulan ramadhan 2022, usaha kedai mulai jalan dengan nama Garasi Morasa Coffe and Cake.” Tambahnya.
Awal-awal jalan, Iki menambahkan, dia manfaatkan media sosial untuk berjualan. Kalau ada yang pesan lewat online, langsung diantar di rumah.
“Selain jual online, kami juga sudah mulai buka dari pukul 05 sore hingga 21:00 WIT.” Terangnya.
Untuk saat ini, lanjutnya, ada tiga karyawan yang bantu di Garasi. Di tempat ini bukan saja menu kopi, tetapi juga sediakan makanan.
“Menurut saya, mau bangun sebuah usaha, jangan hanya tunggu, tetapi langsung memulai. Rezeki sudah diatur. Memang butuh modal, tapi kalau tidak memulai, semua hanya jadi mimpi semata.” Pungkasnya.(tr-04)
Reporter: Siti Halima Duwila
Redaktur: Junaidi Drakel
