Membaca Realitas

Diduga ‘Kumpul Kebo’ Pasangan Mahasiswa di Ternate Terjaring Razia

Terjaring saat Berduaan Dalam Kamar Kos

TERNATE (kalesang) – Sebanyak 6 pasangan mahasiswa bukan suami istri terjaring razia di sejumlah indekos Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Urara, Kota Ternate, Maluku Utara.

12 mahasiswa itu kedapatan berduaan dalam kamar indekos oleh Pemuda dan Kelompok Sadar (Pokdar) Kambtimmas Kelurahan Akehuda, Selasa (16/5/2023) malam. Mahasiswa tersebut berinisial, MU, RB, NK, AM, TU, LF, SB, RB, RA, IN dan FM.

Lurah Akehuda, Farida Saleh kepada kalesang.id mengatakan, mahasiswa yang terjaring razia ini bakal diberikan pembinaan sebagai peringatakan buat yang bersangkutan.

“Sekarang kita masih buat surat pernyataan, tetapi kalau masih kedapatan saat razia lagi, maka akan dinikahkan atau dikeluarkan dari Kelurahan Akehuda.” Tegas Farida kepada kalesang.id, Selasa (16/5/2023).

Baca Juga: Diduga Aniaya Mantan Istri, Polisi Amankan Lelaki Asal Kasturian Ternate

Farida mengatakan, kegiatan razia ini merupakan program Pemerintah Kelurahan Akehuda untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan, seperti kasus pembuangan bayi dan lain sebagainya.

“Seperti yang lalu-lalu di Kelurahan Akehuda ini sering terjadi kasus pembuangan bayi, makanya kita mengantisipasi hal-hal tidak terpuji seperti itu terjadi lagi.”Ungkapnya.

Farida menambahkan, atas masalah ini, pemerintah kelurahan bakal memanggil pihak kos-kosan untuk diberikan teguran, karena itu tidak bisa dilakukan pembiaran. Artinya kos-kosan harus ada yang menjaga.

“Kalau pemilik kos-kosan hanya membiarkan mahasiswa berduaan di satu kamar, maka diduga ada kerja sama, karena tadi malam sudah ada temuan bahwa pemilik kos mengiyakan lelaki dan perempuan yang bukan Pasutri nginap dalam satu kamar .”Ucapnya.

Baca Juga: Masyarakat Diimbau Tidak Beraktivitas Dalam Radius 1.5 Km dari Kawah Puncak Gunung Gamalama Ternate

Sejauh ini tambahnya, pemerintah kelurahan sudah melakukan kerja sama dengan kampus FKIP Unkhair Ternate dan IAIN Ternate, dan pihak kampus meminta agar identitas mahasiswanya diserahkan ke pihak kampus.

“Identitas mahasiswanya sudah diserakan ke pihak kampus untuk dilakukan pembinaan .”Tandasnya.(tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Junaidi Drakel