Membaca Realitas

Campozola Fest 2026, Kolaborasi Mahasiswa Unkhair Hidupkan Ruang Publik Kota Ternate

Ternate, Kalesang – Pelataran Benteng Oranje dipenuhi aktivitas seni dan kreativitas mahasiswa saat UKM Seni Campozola Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) menggelar Campozola Fest 2026, Kamis (21/5/2026) malam.

Festival yang menghadirkan berbagai kegiatan kreatif tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Ternate. Selain menjadi ruang ekspresi mahasiswa, kegiatan itu dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan penyelenggaraan Campozola Fest menunjukkan peran aktif mahasiswa dan komunitas dalam memanfaatkan ruang publik menjadi pusat aktivitas kreatif dan produktif.

Menurutnya, kolaborasi antara kampus, komunitas, dan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Kota Ternate.

“Event ini bagus, membantu pemerintah kota dalam menggerakkan ekonomi UMKM di Kota Ternate,” ujar Rizal saat memberikan sambutan.

Baca Juga: Pemkot Ternate Percepat Operasional Koperasi Merah Putih, Fokus Selesaikan Kendala Lahan di 78 Kelurahan

Pemkot Ternate dan Pemprov Malut Jajaki Kerja Sama Sektor Nontambang dengan Singapura

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Hukum Unkhair Sultan Alwan, Ketua IKA Hukum Unkhair Nirwan MT Ali, dosen, mahasiswa, komunitas seni, hingga sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Ternate, termasuk Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate Rukmini A Rahman.

Rizal menilai pemilihan Benteng Oranje sebagai lokasi kegiatan menjadi nilai tambah tersendiri karena kawasan tersebut merupakan salah satu situs cagar budaya nasional yang memiliki nilai sejarah bagi Kota Ternate.

Ia menyebut festival itu tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan ide, karya, dan inovasi yang dikemas dalam bentuk kegiatan seni.

“Di sini ada ruang benteng, ada kreativitas yang digagas komunitas, dan ada ide yang telah terimplementasi dalam festival malam ini,” katanya.

Pemkot Ternate, lanjut Rizal, berharap Campozola Fest tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan Fakultas Hukum semata, tetapi dapat berkembang menjadi agenda bersama seluruh fakultas di Universitas Khairun.

Ia mendorong agar ke depan festival serupa dikembangkan dengan skala yang lebih besar melalui kolaborasi lintas fakultas sehingga mampu menarik partisipasi lebih luas.

“Kalau hari ini baru Fakultas Hukum, saya berharap nanti seluruh fakultas di Universitas Khairun Ternate bisa bergabung membuat festival yang lebih besar,” ujarnya.

Baca juga:Mudik Idul Adha 2026 di Ternate Mulai Diprediksi Ramai, Pelni Kerahkan Empat Kapal Penumpang

Selain sebagai sarana pengembangan bakat mahasiswa, kegiatan tersebut juga dipandang memiliki peran strategis dalam memperkenalkan institusi kampus kepada masyarakat serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Rizal juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Ternate mendukung event mahasiswa yang dapat dikaitkan dengan agenda besar daerah, termasuk pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-12 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 di Kota Ternate.

Menurutnya, kehadiran puluhan kepala daerah dan delegasi dari berbagai wilayah nantinya bisa menjadi peluang untuk menampilkan kreativitas generasi muda sekaligus mempromosikan potensi ekonomi kreatif Ternate.

“Kurang lebih 76 kepala daerah dan delegasi akan hadir di Kota Ternate. Momentum seperti ini harus dimanfaatkan,” kata Rizal.

Ia menambahkan, Campozola Fest 2026 memiliki sejumlah nilai penting, mulai dari ruang pengembangan bakat mahasiswa, media promosi kampus, penguatan sektor UMKM hingga membangun kolaborasi antarkomunitas.

“Sekarang eranya kolaborasi. Event seperti ini bukan hanya ruang kreativitas, tetapi juga penggerak ekonomi,” tutupnya.