SANANA (kalesang) – Fasilitas pendukung di depan Benteng De Verwacthing Sanana yang dibangun Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) bakal dibongkar.
Sebab, bangunan yang dibangun di jaman Pemerintahan Hendrata Thes dan Zulfahri Abdullah itu masuk pada zona inti.
Penjaga Benteng De Verwachting Sanana, Arifin Yunus mengatakan, ketika tahu bangun tersebut didirikan, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Malut, Muhammad Husni bersama beberapa stafnya datang temui Bupati Hendrata Thes untuk membicarakan pembangunan yang masuk ke zona inti benteng. Namun, bupati lagi keluar daerah.
“Mereka datang ke Sula dan menginap di Beliga hotel selama tiga hari untuk bertemu dengan bupati, hanya saja bupati lagi keluar daerah.” Kata Arifin kepada kalesang.id, Sabtu (1/10/2022).
Tentu, lanjutnya, ada tiga zona di kawasan benteng yang tidak bisa mendirikan bangunan. Yang pertama zona inti, zona penyangga dan dan zona penunjang.
“Jadi untuk zona inti itu, yang tersisa hanya rumput saja, tidak harus ada pembangunan permanen. Bahkan jika ada pohon besar saja harus ditebang.” Ucap Arifin.
Bahkan, Arifin menuturkan, telah diadakan sosialisasi kepada rumah-rumah warga yang masuk zona benteng. Di sana, warga merespon dengan sangat bagus.
“Setelah sosialisasi warga merespon sangat bagus. Karena mereka siap pindah jika dari pihak balai mau berikan ganti rugi. Cepat atau lambat bangunan yang berada di depan benteng pasti dibongkar karena hal itu sangat dilarang.” Pungkasnya.(tr-02)
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
